Manusia dan DNA

manusia dan DNADi balik kesempurnaan yang ada pada diri manusia, ada DNA yang teramat kecil berperan dalam kesehariannya. Kehadiran DNA memang tak terasa pada kehidupan manusia, namun perannya begitu luar biasa. Dunia ini memang penuh dengan keajiban dari Sang Pencipta. Hal yang tampaknya kuat, tak jarang justru malah lemah pada hakikatnya. Sebaliknya, penciptaan yang tampaknya kecil dan remeh, seringkali memiliki kehebatan yang tak tertandingi. Seperti salah satu makhluk yang bernama DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) itu. Secara ukuran, tentu tak bisa dibandingkan dengan gajah yang besar. Tapi soal kehebatan penyimpanan informasi, gajah tak bisa menandingi kekuatannya. Bahkan, segala macam informasi tentang fisik dan non fisik gajah malah disimpan rapi dalam DNA. Nggak percaya? Coba dech simak Rubrik Iptek kali ini.

 

DNA Itu Apa ?

Secara definisi, DNA bisa dikatakan sebagai sejenis asam nukleat yang tergolong biomolekul utama penyusun berat kering setiap organisme. Di dalamnya terkandung materi genetik yang memiliki fungsi untuk mengatur perkembangan biologis seluruh bentuk kehidupan secara sekuler. Dengan kata lain, DNA berfungsi sebagai cetak biru yang memiliki informasigenetik setiap organisme seperti warna kulit, tekanan darah, bentuk wajah, tinggi badan, de el el pada setiap makhluk hidup. Khusus untuk manusia, ada sekitar 200.000 gen di dalam DNA. Setiap gen itu tersusun dari rangkaian nukleotida khusus yang berjumlah sekitar 1000 sampai 186.000. Gen-gen tadi juga menyimpan hampir 200.000 kode protein yang ada di dalam tubuh manusia plus mengendalikannya agar befungsi secara optimal. Dan perlu kamu tahu juga, 200.000 kode protein DNA tadi merupakan 3 % dari keselurahan informasi yang ada di DNA. Sisanya yang 97 % masih belum bisa dilacak hingga sekarang.
Terus menurut penelitian juga, DNA itu ada pada 3 bagian sel yaitu nukleus, mitokondria, dan kloroplas. Ketiganya memiliki perbedaan yang unik dan sulit untuk manusia menirunya. DNA nukleus berbentuk linear dan berisolasi sangat erat dengan protein histon. DNA jenis ini juga memiliki ciri yaitu mewarisi sifat-sifat yang berasal dari kedua orang tua. Makanya tidak mengherankan jika ada anak yang pintar sementara kedua orangtuanya juga pintar. Adapun DNA mitokondria dan kloroplas memiliki bentuk sirkular dan tidak berasosiasi dengan protein histon. Kedua DNA ini tidak mewarisi sifat-sifat keturunan dari kedua orang tua, tapi hanya mewarisi sifat-sifat dari ibu saja.

 

Terakhir, DNA juga memiliki kesamaan dengan molekul-molekul lain. Ia memiliki komponen-komponen penting seperti gugus fosfat, gula deoksiribosa, dan basa nitrogen. Khusus untuk basa nitrogen, beberapa orang mengenalnya dengan nama pasangan basa. Ketiga komponen itu membentuk satu unit monomer DNA yang disebut nuklotida. Karena hal ini, DNA tergolong sebagai polinukleotida.

DNA Yang Spektakuler
Kalo tadi ngomongin tentang struktur DNA yang serba unik, nggak ada salahnya jika kemudian mbahas tentang kemampuan DNA dalam menyimpan data. Apa yang menarik? Jumlah informasi yang terdapat dalam DNA manusia belum bisa tertandingi hingga sekarang. Jika ensiklopedi terbesar di dunia seperti Ensiklopedia Britannica hanya terdiri dari 23 jilid dan memiliki 25.000 halaman maka informasi dalam DNA bisa jauh melebihi jumlah itu. Dalam satu molekul DNA, terdapat berbagai macam informasi yang banyaknya bisa mencapai satu juta halaman ensiklopedi jika dituliskan di atas kertas. Dan ingat, itu baru satu molekul saja lho.. Dengan kata lain, informasi satu molekul DNA manusia memiliki perbandingan jumlah 40 : 1 dengan ensiklopedi terbesar dunia.

 
Kemampuan DNA menyimpan data genetik juga tak bisa disaingi oleh komputer paling canggih sekalipun. Kalo bisa ditandingi, tentu sudah ada penemuan alat super kecil yang berisi jutaan milyar informasi tentang semua desaign makhluk hidup. Toh pada kenyataanya, baru ditemukan microchip yang kapasitas penyimpanan datanya jauh dibawah DNA.

DNA dan Sang Pencipta
Keajaiban-keajaiban yang ada dalam DNA tak bisa dipungkiri merupakan bukti dahsyatnya penciptaan Sang Pencipta, Allah a. Meskipun orang-orang kafir seperti Charles Darwin dan Karl Max menganggap DNA itu hanya terbentuk secara kebetulan (Teori Evolusi), riset ilmiah tetap menunjukkan bahwa DNA diciptakan oleh Dzat Yang Maha Agung. Tak mungkin rasanya DNA bisa terbentuk dan bekerja dengan begitu rapi jika tidak ada yang mengaturnya.
Bukti adanya campur tangan Allah dalam proses penciptaan DNA juga tampak dari hasil riset yang dilakukan oleh Ahmad Khan. Bersama dengan adiknya, Imran, ia berhasil menemukan ayat yang berbunyi, “Bismillah ir Rahman ir Rahiim. “Iqra bismirrabbika ladzi Khalq” di dalam DNA. Lebih dari itu, Ia juga menemukan 1/10 ayat Al Qur’an yang ada dalam DNA. Tentu sulit dipercaya, tapi ini benar-benar terjadi bahkan Ahmad Khan berani mempertaruhkan reputasinya jika penelitiannya itu salah.

Jika Anda sudah memiliki keyakinan bahwa Kaffah College akan menjadi bagian dari pendamping belajar putra/i Anda maka segerelah hubungi kami. Anda bisa menghubungi kami pada nomor 085799192783 (wilayah Yogyakarta,Sleman,Bantul,Gunung Kidul,Kulon Progo) dan 085876792420 (Untuk Wilayah Solo,Klaten,dan Sukoharjo) atau phohe (0274) 7149135 Untuk sementara, kami baru membuka layanan bimbingan belajar untuk daerah Kotamadya Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Klaten.